Owner

Kesalahan yang sering dilakukan Owner

Posted on Posted in Bisnis

Halo readers, bagaimana bulan februarinya? Apakah sudah ada ide untuk membangun sebuah usaha? Kali ini penulis akan membahas Kesalahan yang sering dilakukan oleh Owner Perusahaan

Okay, membicarakan soal Perusahaan yang masih berkembang pastinya kalian ingin membangun sebuah tim yang sukses bukan? Di artikel sebelumnya penulis telah membahas cara Sukses Membangun tim Startup yang bisa kamu baca disini

Sebelum kita membahas soal topik yang kita simak bersama, mari kita bahas tentang apa itu Owner, Owner adalah pemilik atau orang yang membangun perusahaan tersebut dari nol. Jika kamu seorang Owner bukan berarti kamu adalah bos di perusahaan kamu. 

Kamu tetapi membutuhkan orang - orang di tim kamu untuk memberikan masukkan apa yang perlu di improve dari perusahaan kamu, tetapi tidak semua masukkan dapat kamu terima . Kamu perlu memilah - milah mana masukkan yang terbaik untuk perusahaan kamu, itulah fungsi Owner sebenarnya. 

Nah, disini penulis akan sharing sedikit tentang kesalahan yang sering dilakukan oleh Owner, mungkin ini adalah salah satu penyebab usaha kamu stagnan

 

KESALAHAN YANG SERING DILAKUKAN OWNER PERUSAHAAN

1. Rekrut

Banyak diantara kita Owner Perusahaan yang salah merekrut anggota timnya, kebanyakan dari mereka sering mendahulukan referensi dari orang terdekat untuk masuk ke Perusahaannya, tetapi sebenarnya referensi dari orang terdekat bukan sebuah hal yang objektif

Kamu masih perlu menyeleksi orang tersebut, dari kemampuan, kecakapan orang tersebut dalam berkerja, dan kebutuhan posisi di Perusahaan kamu.

2. Rekrut Anggota Tim bukan Karyawan

Kebanyakan dari Owner perusahaan menganggap orang yang bekerja di Perusahaannya adalah Karyawan, tetapi seharusnya "Karyawan" disini di anggap sebagai Anggota Tim dari Perusahaan kamu. Karena tanpa mereka Perusahaan kamu akan kesulitan untuk berkembang

Owner dan Anggota tim memiliki pola simbiosisi mutualisme atau saling menguntungkan, anggota tim bekerja untuk kemajuan Perusahaan, ketika Perusahaan mengalami progress Perusahaan itu sendiri yang mendapatkan keuntungan

3. People Development

Disini maksudnya adalah kamu tidak hanya memperkerjakan Anggota Tim kamu, tapi kamu juga harus mengembangkan keterampilan mereka, contohnya memberikan tugas diluar dari Jobdesk mereka. Kenapa? Agar kamu tahu keterampilan - keterampilan dari Anggota Tim kamu

Ketika Mereka berhasil melakukannya tidak ada salahnya kamu memberikan reward untuk mereka, baik itu dari segi materi atau inmateri. Tergantung dari Jobdesk apa yang kamu berikan ke mereka

4. Fokus pada pengembangan Aset 

Owner Perusahaan biasanya ketika sudah melihat ada profti di Perusahaan mereka, biasanya langsung menggunakannya untuk keperluan pribadi. Pendapat itu tidak salah, kita realistis saja memang kita membutuhkan uang tetapi, ada baiknya profit yang di dapat digunakan untuk pengembangan Aset

Sebagai Contoh, kamu bisa menggunakan profit untuk membeli Peralatan Kantor tambahan seperti Komputer, Printer, dan sebagainya. Untuk memperlancar kegiatan operasional dari Perusahaan kamu 

Sekian artikel yang bisa penulis sharing kali ini, Sebenarnya Owner Perusahaan itu adalah Pemimpin bukan BOS. Kamu harus memimpin perusahaan kamu dari depan disegala aspek - aspek perusahaan. Kamu harus mengenal Anggota Tim kamu. Karena pada dasarnya Owner tetapi membutuhkan Anggota Tim yang berkualitas. 

Jangan sampai kamu kehilangan Anggota Tim kamu, hanya di karenakan keeogisan kamu sendiri ya

 

Jangan lupa Bagikan pos ini bila bermanfaat

Pos Terkait :

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *