jasa-pembuatan-aplikasi

Tip Memulai Pengembangan Produk yang Tepat

Posted on Posted in Bisnis, Blog

Kesuksesan sebuah startup dimulai dari ide yang hebat. Namun startup juga harus mengubah ide hebat tersebut menjadi produk yang disenangi oleh pengguna. Itu sebabnya mengapa siklus pengembangan produk (product development cycle) sangat krusial bagi kelangsungan hidup startup. Tentu saja, bila hal tersebut dilakukan dengan benar.

Berikut tip memulai pengembangan produk dengan benar.


Buat tim impianmu

Setiap kapten membutuhkan awak kapal. Meski kamu memiliki ide yang brilian, kamu tetap memerlukan tim andal yang bisa membantumu merealisasikan ide tersebut. Lalu, bagaimana kamu menemukan anggota tim yang tepat?

Mulailah dengan pertanyaan berikut: apa dan siapa yang kamu butuhkan? Dari sini, kamu dapat menentukan anggota tim yang kamu inginkan. Faktanya, membangun tim impian tidak sama dengan mencari sukarelawan. Kamu perlu melakukan serangkaian proses penyaringan untuk memastikan tujuan dan visinya sejalan dengan startup kamu. Carilah kualitas yang kamu butuhkan—keterampilan, pengalaman, passion, dan perilaku.

Tentukan metrik

Produk setiap startup tidaklah sama. Startup pengiriman makanan berbeda dengan startup SaaS. KPI setiap startup juga bervariasi satu sama lain. Maka kamu juga perlu menciptakan seperangkat KPI untuk startup milikmu. Seperti saat membangun tim, mulailah dengan pertanyaan berikut ini: Bagaimana produkmu akan sukses?

Pada tahal awal pengembangan produk, menentukan metrik yang tepat sangatlah penting. Metrik yang kurang tepat dapat mempengaruhi bagaimana produkmu berkembang, bisa lebih baik atau lebih buruk.
Untungnya, para ahli di industri startup telah mengembangkan kerangka kerja yang dapat membantu tim menilai produk mereka. Seperti kerangka HEART dan metrik PULSE misalnya.


Pastikan kode milikmu ‘bersih’

Semakin banyak startup yang muncul satu per satu. Namun jangan tergoda untuk segera merilis produkmu, ya! Selain masalah kualitas, mempercepat peluncuran produk dapat menimbulkan konsekuensi yang serius, yaitu kode. Menjaga agar kode tetap “bersih” adalah tantangan yang berat bagi developer. Butuh waktu, tenaga, dan bercangkir-cangkir kopi.

Menjaga kode tetap “bersih” tidak hanya berarti meneliti barisan kode namun juga memastikan bahwa kode tersebut mudah dibaca dan diakses oleh developer lain yang akan menanganinya di masa datang. Pada fase ini, software memang dapat membantumu memperbaiki bug yang muncul. Namun kode yang bersih dapat membuat produkmu selalu up-to-speed dan up-to-par bagi pengguna.

Lindungi penggunamu

Memberikan pengalaman yang menyenangkan dan menciptakan keamanan bagi pengguna adalah hal yang berbeda. Di tengah meningkatnya kontroversi mengenai keamanan, industri software mulai berlomba-lomba mengamankan software mereka.

Dengan semakin banyaknya pengguna yang menyadari pentingnya keamanan ini, integrasi antara pengalaman pengguna dan keamanan informasi adalah yang mutlak dilakukan selama proses pengembangan.

Jangan lupa Bagikan pos ini bila bermanfaat, Terima kasih.

Pos Terkait :

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *